Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Benarkah Ada APH di Balik Menjamurnya Galian C Ilegal di Lombok Timur?

Lombok Timur - Aktifitas tambang Galian C ilegal di Lombok Timur bak kebal terhadap hukum. Padahal, dampak negatif dari aktifitas tak punya izin itu sudah merugikan masyarakat banyak.

Terbukti, beberapa waktu silam ratusan warga di Kecamatan Labuan Haji berhari-hari melakukan demo. Ini akibat rusaknya lingkuhan bahkan perswahan yang menjadi nyawa ekonomi mereka.

Sasarannya Pemerintah Daerah (Pemda), hingga dugaan mereka jika aktifitas licik itu dibekingi Aparat Penrgak Hukum (APH).


Media ini mendapat keterangan dari salah seorang narasumber pelaku Galian C ilegal. Sumber menyebut, jika aktifitas yang ia lakukan sudah mendapat restu dari APH. "Kita pas baru mau jalankan usaha ini, diminta untuk berhubungan dengan salah seorang anggota yang bertugas di Brimob," ucapnya.


Sumber menyebut, jika dirinya hars mengeluarkan dana hingga puluhan juta kepada oknum tersebut. Dana itu ibarat fee agar aktifitas Galian C ilegal itu aman dari hukum.


"Pas baru mau mulai kita kasi Rp35 juta. Kemudian, Rp65 juta untuk masukan alat berat ke lokasi Galian," tuturnya.


Tak hanya sampai di situ, setiap bulannya ia mengaku menyetorkan uang kepada beberapa APH. Baik di Polres hingga Polda.


Disinggung terkait bagaimana mendapat bahan bakar, ia mengaku jika BBM Solar itu justru ia dapati di beberapa SPBU tertentu di Lombok Timur. Namun, hal itu sudah ditentukan sebelumnya oleh pihak APH, khususnya di Unit Tipidter.


"Kalau itu sudah ada yang menelpon ke kami. Anggota Tipidter, mereklah yang mencarikan kami. Nanti bayarannya kami setor ke mereka," cetusnya.


Terkait hal ini, media ini berupaya mengkonfirmasi kepada Kasat Reskrim Lombok Timur, IPTU Arie Kusnandar. Namun hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi tak mendapat jawaban.


Media ini juga berupaya konfirmasi kepada pihak Brimob Lombok Timur beberapa waktu silam. Pihak Brimob justru menurunkan tim untuk menemui media ini.


Alih-alih mendapat jawaban, upaya konfirmasi itu justru berubah menjadi desakan untuk tak melanjutkan penulisan berita. Bertempat di salah satu Cafe di Lombok Timur, pihak brimob sebanyak lebih dari 5 orang meminta agar penulisan berita ini dihentikan.

Posting Komentar untuk "Benarkah Ada APH di Balik Menjamurnya Galian C Ilegal di Lombok Timur?"