Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wabup Loteng Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan di detikBali-Nusra Awards 2026

Lombok Tengah, NTB – Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H.M. Nursiah, S.Sos., M.Si., menerima penghargaan bergengsi Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Optimalisasi Program Pengentasan Kemiskinan dalam ajang detikBali-Nusra Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem secara signifikan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Pemimpin Redaksi detik.com, Fajar Pratama, pada malam penganugerahan yang berlangsung di Grand Ballroom Trans Resort Bali, Badung, Jumat (3/7/2026).

Keberhasilan tersebut tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS). Pada 2025, angka kemiskinan ekstrem di Lombok Tengah berhasil ditekan menjadi 1,39 persen, atau berkurang sekitar 13 ribu jiwa. Tren positif itu berlanjut pada 2026 dengan penurunan menjadi 0,72 persen, atau sekitar 8 ribu jiwa dari total penduduk yang mencapai sekitar 1,1 juta jiwa.

Capaian ini merupakan hasil sinergi Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah di bawah kepemimpinan Bupati Lalu Pathul Bahri dan Wakil Bupati HM Nursiah melalui berbagai program penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi, berbasis data, dan tepat sasaran.

Sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), HM Nursiah terus memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah, melakukan pemutakhiran data kemiskinan secara berkala, serta mengoptimalkan berbagai sumber pembiayaan, mulai dari APBD, dukungan Baznas, hingga program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Langkah tersebut dinilai mampu memastikan bantuan dan intervensi pemerintah benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

Usai menerima penghargaan, HM Nursiah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada detikBali-Nusra atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

“Terima kasih kepada detikBali-Nusra yang telah memberikan penghargaan kepada kami. Keberhasilan menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Lombok Tengah merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Lalu Pathul Bahri,” ujar HM Nursiah.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan menjadi akhir dari perjuangan, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengabdi dan menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.»

Meski kini menjadi salah satu kabupaten dengan persentase kemiskinan ekstrem terendah di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan pengentasan kemiskinan sebagai prioritas pembangunan. Dengan jumlah penduduk yang besar, pemerintah menilai masih diperlukan upaya berkelanjutan agar target nol persen kemiskinan ekstrem pada 2029 dapat terwujud.