Pelayanan Bobrok PDAM Unit Aikmel, Keluhan Pelanggan Hanya Dianggap Angin Lalu
Lombok Timur - Pelayanan PDAM Unit Aikmel kembali dikeluhkan pelanggan yang berada dalam wilayah setempat. Pelanggan mengeluhkan adanya didapati tagihan yang membengkak dan tak sesuai dengan pemakaian.
Hal itu sesuai dengan yang dialami pelanggan setempat. Melalui akun Facebook miliknya, MrLukman Lukman, dirinya datang untuk menanyakan perihal tersebut ke Kantor PDAM Unit Aikmel.
"Tagihan saya bulan Janurai naik tiga kali lipat. Bulan kemarin sudah saya lapor tidak ada tindaklanjutnya," ucapnya dalam vidio kepada petugas.
"Tagihan saya tiba tiba membengkak. Februari juga kembali membengkak. Saya minta data pemakian saya. Apa benar? Pemakaian saya jauh dari jumlah taggihan yang sekarang," imbuhnya.
Ia juga mengeluhkan adanya kekeliruan oleh PDAM, di mana tagihan yang ia terima berbulan bulan membengkak dan salah. Padahal dirinya mengaku sudah sering kali datang membuat pengaduan.
"Tagiahn Januari saja salah apalagi Februari. Tiap bulan di cek. Beberapa kali mengadu tapi tidak ada tindaklanjut," kesalnya.
Sementara itu, petugas yang menerimanya justru melempar keluhan pelanggan tersebut ke PDAM Selong. Sembari mengungkapkan jika PDAM tidak memiliki nomor pengaduan pelanggan.
"Harus dia ke sana cek dulu ke sana petugas. Yang input itu pembaca meter dan harus buat pengaduan ke Selong. Di sana saja bagian pengaduan. Tidak ada nomor whatsapp pengaduan langsung ke sana saja," jawabnya ke pelanggan.
Kepala Unit PDAM cabang Aikmel, Abdul Maad, dikonfirmasi media ini memberikan jawaban singkat. "Maaf kami masih meneliti hasil data dari pembaca meter dan pelanggan yang ngomplain," jawabnya melalui pesan WhatsApp.
Dari kasus di atas, komitmen PDAM dengan Dirut Sopyan Hadi dalam perbaikan pelayanan seolah tak sejalan sampai bawah. Terbukti, keluhan yang sama dialami pelanggan. Pun dengan pengaduan pelanggan, meski sudah mengadu berkali kali, namun tak pernah benar benar dilakukan perbaikan.

Posting Komentar untuk "Pelayanan Bobrok PDAM Unit Aikmel, Keluhan Pelanggan Hanya Dianggap Angin Lalu"