Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Eksekutif dan Legislatif Kompak Enggan Komentari Dugaan Keterlibatan APH Bekingi Galian C Ilegal Lombok Timur

Lombok Timur - Ketegasan Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, dalam menertibkan Galian C tak berizin bak omong kosong. Pasalnya aktifitas tersebut sampai saat ini masih saja berlangsung. Bahkan aktifitas ilegal itu seolah tak takut dengan konsekuensi hukum yang ada.

Terlebih sejak beredarnya informasi adanya bekingan dari Aparat Penegak Hukum (APH), para pelaku galian ilegal seolah punya perisai lantaran adanya fee yang disetor ke aparat.


Terkait hal itu, media ini berupaya mengkonfirmasi kepada pihak Eksekutif, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati. Melalui pesan WhatsApp, baik Haerul Warisin dan Edwin Hadiwijaya, enggan memberikan balasan.


Media ini juga kembali melakukan konfirmasi keada Legislatif, khususnya anggota DPRD Lombok Timur yang memiliki tugas dalam isu tersebut. Upaya konfirmasi itu juga tak digubris anggota dewan Fraksi PPP, Farouk Bawazier.


Padahal sebelumnya, usai rapat di kantor DPRD Lombok Timur beberapa waktu silam. Kepala Bapenda Lombok Timur, Muksin, secara terang terangan mengatakan jika sebagian besar galian ilegal ini dikelola APH, khususnya Polisi.


Mengutip pemberitaan sebelumnya, sumber media ini yang merupakan pelaku Galian C ilegal, secara terang terangan mengatakan dirinya mendapat bekingan dari APH. Bekingan itu sejalan dengan adanya fee yang mereka setorkan untuk terlepas dari jeratan hukum.


Para pelaku galian ilegal ini bahkan kompak menyebutkan sejumlah nama oknum yang terlibat. Baik mulai dari membuka usaha, sampai dengan kepada siapa uang itu disetor.


Tak hanya sampai disitu, mereka juga mengaku mendapatkan bahan bakar solar dari oknum anggota polisi. Di mana, solar itu diambilnya di sejumlah SPBU. Padahal diketahui, solar tersebut termasuk subsidi.


Sejumlah nama yang disebutkan yakni, S dari Brimob sebagai perantara pelaku untuk terhubung dengan APH. I dan Y anggota Tipidter Polres Lotim selaku penagih dan penerima setoran. I dan Y juga turut mengarahkan ke mana para pelaku mengambil BBM. 


Kemudian, oknum anggota Subdit Tipidter Polda NTB berinisial P. P dalam hal ini bertugas menerima setoran dari pelaku usaha Galian C Ilegal

Posting Komentar untuk "Eksekutif dan Legislatif Kompak Enggan Komentari Dugaan Keterlibatan APH Bekingi Galian C Ilegal Lombok Timur"